Penerapan Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Penguat Sikap Bela Negara Bagi Siswa Sekolah Dasar
Abstract
Indonesia merupakan sebuah negara yang masih rentan akan adanya konflik akibat perbedaan. Dimana dalam mengatasi hal ini, maka setiap warga negaranya haruslah mengerti mengenai fungsi sebagai warga negara termasuk mengerti upaya bela negara yang harus dimiliki. Hal ini dapat diwujudkan sedini mungkin melalui Pendidikan Kewarganegaraan melalui sektor pendidikan formal. Artikel ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana Pendidikan Kewarganegaraan yang diterapkan di lingkungan sekolah dasar dapat menumbuhkan sikap bela negara bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif analitik untuk membahas permasalahan yang ada. Data sekunder didapatkan dari sumber buku, jurnal, dan juga situs online resmi yang kemudian disajikan untuk menunjang analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya Pendidikan Kewarganegaraan memiliki kompetensi dan kurikulum dalam bentuk tujuan yang harus dipenuhi yaitu untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, pemahaman mengenai hak dan kewajiban warga negara, nilai dan moral, serta upaya implementasi bela negara itu sendiri. Upaya bela negara yang termasuk kedalam karakter nasionalisme dapat dipupuk dan diajarkan kepada siswa sekolah dasar dengan cara baik kognitif melalui pembelajaran di kelas, afektif dengan mengajarkan dan mencontohkan, maupun gabungan keduanya dengan membuat pembelajaran kreatif dan menyenangkan
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Harmanto, Listyaningsih, & Wijaya, R. (2017). Characteristics of competence and civic education materials curriculum in primary school in Indonesia. The 2nd International Joint Conference on Science and Technology (IJCST), 953(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/953/1/012150
Hidayat, H., Mulyani, H., Nurhasanah, S. D., Khairunnisa, W., & Sholihah, Z. (2020). Peranan Teknologi Dan Media Pembelajaran Bagi Siswa Sekolah Dasar Di Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 8(2), 35–46. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPP
Iswandi, D. (2019). Dimensi Kurikuler Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Program Pendidikan di Sekolah Dasar Kelas Rendah. Jurnal Civicus, 19(1), 1–8.
Keegan, P. (2021). Critical affective civic literacy: A framework for attending to political emotion in the social studies classroom. The Journal of Social Studies Research, 45(January), 15–24.
Komara, E. (2017). Curriculum and civic education teaching in Indonesia. EDUCARE: International Journal for Educational Studies, 10(1), 23–32. www.mindamas-journals.com/index.php/educare
Kurniawan, M. I. (2013). Integrasi Pendidikan Karakter Ke Dalam Pembelajaran Kewarganegaraan Di Sekolah Dasar. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD), 1(1), 37. https://doi.org/10.22219/jp2sd.v1i1.1528
Magdalena, I., Haq, A. S., & Ramdhan, F. (2020). Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Di Sekolah Dasar Negri Bojong 3 Pinang. Jurnal Pendidikan Dan Sains, 2(3), 418–430. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/bintang
Mustari. M. (2011).. Nilai Karakter. Yogyakarta: LaksBang PRESSindo
Nurdin, E. S. (2015). The Policies on Civic Education in Developing National Character in Indonesia. International Education Studies, 8(8), 199–209. https://doi.org/10.5539/ies.v8n8p199
Prihandoko, Y., Slamet, S. Y., & Winarno. (2017). Pendekatan Cognitive Moral Sebagai Kerangka Pengembangan Bahan Ajar Ppkn Di Sekolah Dasar. Jurnal Kependidikan, 1(2), 200–2013.
Rambey, A. (2020). Kasus Kekerasan yang Dipicu Masalah Keberagaman di Indonesia. Kompas. https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/06/190000569/kasus-kekerasan-yang-dipicu-masalah-keberagaman-di-indonesia?page=all
Russell III, W. B. (2012). Social Studies, the Lost Curriculum: A Research Study of Elementary Teachers and the Forces Impacting the Teaching of Social Studies. Curriculum and Teaching, 24(2), 75–86. https://doi.org/10.7459/ct/24.2.07
Septianingrum, D, Angel & Dewi, A. Dini. (2020) , Vol3.no1
Soepandji, K. W., & Farid, M. (2018). Konsep Bela Negara Dalam Perspektif Ketahanan Nasional. Jurnal Hukum & Pembangunan, 48(3), 436. https://doi.org/10.21143/jhp.vol48.no3.1741
Sugihartono, Fathiyah, K. N., Harahap, F., Agus, F., & Rohmah, S. (2013). Psikologi Pendidikan. UNY Press
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R n D; Penerbit CV Alvabeta, Bandung.
Sunarso. (2018). The Dynamics of Civic Education within the Schools in Indonesia : A Study of Educational Politics and Curriculum in Three Orders. Asia Future Conference 2018 Faculty of Social Sciences Yogyakarta State University.
Ulfa, N., Hidayah, Y., & Halimah, L. (2020). The Formation of Nationalism through Education of Citizenship in Elementary School. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 13(1), 65–83.
Umra, S. I. (2019). Penerapan Konsep Bela Negara, Nasionalisme Atau Militerisasi Warga Negara. Jurnal Lex Renaissance, 4(1), 164–178. https://doi.org/10.20885/jlr.vol4.iss1.art9
Wibowo, A. P., & Wahono, M. (2017). Pendidikan Kewarganegaraan: usaha konkret memperkuat multikulturalisme di Indonesia. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 14(2), 196–205. https://doi.org/10.21831/civics.v14i2.16043
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1550
Article Metrics
Abstract view : 189 timesPDF - 35 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Angel Dwi Septianingrum, Vioreza Dwi Yunianti, Dini Anggraeni Dewi, Yayang Furi Furmasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)