Upaya Peningkatan Kemampuan Psikomotor Kesetaraan Gender Melalui Pembelajaran Berbasis Gender Sosial Inklusi pada Peserta Didik Sekolah Dasar
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan peserta didik dari aspek psikomotor pada peserta didik kelas V. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan model gabungan antara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kepala Sekolah Dasar dan guru kelas V Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini berupa wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Teknik pengumpulan data kuantitatif dalam penelitian ini berupa pengambilan nilai siswa kelas V Sekolah Dasar melalui soal tes. Hasil dati penelitian ini adalah pihak sekolah telah mengupayakan peningkatan kemampuan peserta didik dari aspek psikomotor dengan menerapkan kesetaraan gender tanpa membedakan laki-laki dan perempuan. Hasil pengamatan psikomotor pada peserta didik kelas V didapatkan bahwa yang memperoleh nilai rata-rata paling tinggi diduduki peserta didik laki-laki dengan kategori sangat baik.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ananda, R. (2017). Penggunaan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Siswa Kelas Iv Sd Negeri 016 Bangkinang Kota. Jurnal Basicedu, 1(1), 21–30.
Azmi, F., Halimah, S., & Pohan, N. (2017). Pelaksanaan Pembimbingan Belajar Aspek Kognitif, Afektif dan Psikomotorik Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Amal Shaleh Medan. At-Tazakki, 1(1), 15–28.
Bahri, S. (2022). Manajemen Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 94–100. https://edukatif.org/index.php/edukatif/index
Efendy, A. D. A. M., & Sulthoni. (2018). Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi Pada Jenjang SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Pendidikan Inklusi, 1(2), 91–104.
Esteves, M. H. (2018). Gender Equality in Education : a challenge for policy makers. International Journal of Social Sciences, 4(2), 893–905.
Fajrillah, Mashadi, Zakiah, Nurjasmi, & Jannah, M. (2018). Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Pendidikan Inklusi di Pidie Jaya. Geuthee : Penelitian Multidisiplin, 01(01), 13–20. http://www.journal.geutheeinstitute.com.
Fauzi, A., Anar, A. P., Rahmatih, A. N., Wardani, K. S. K., & Warthini, N. L. P. N. S. (2020). Persepsi Guru Terhadap Siswa Berkesulitan Fungsional di SD Negeri Gunung Gatep Kabupaten Lombok Tengah. Progress Pendidikan, 1, 72–79. http://prospek.unram.ac.id/index.php/PROSPEK/index%0APERSEPSI
Herviani, V. K., Istiana, & Sasongko, T. B. (2018). Evaluasi Peserta Didik Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif di Kota Bontang. Jurnal Pendidikan Inklusi, 1(70), 146–153.
Iswara, Y. (2016). Upaya Peningkatan Sikap Kesetaraan Gender Melalui Pembelajaran Berbasis Gender Sosial Inklusi Pada Peserta Didik Kelas V MI Mamba-ul Huda Al-Islamyah Ngabar. 1–75.
Karani, H., & Taufik, A. (2021). Manfaat Pembagian Ruang Belajar Berdasarkan Gender dalam Peningkatan Mutu Belajar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1901–1907. https://edukatif.org/index.php/edukatif/index
Lattu, D. (2018). Peran Guru Bimbingan dan Konseling pada Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan, 02(01), 61–67.
Mahdi, N. I., & Jf, N. Z. (2020). Mengkonstruksikan Konsep Identitas Dan Peran Gender Pada Anak melalui Pembelajaran di Ranah PAUD. Jurnal Kajian Gender dan Anak, 04(1), 11–26.
Nur, A. S., & Palobo, M. (2018). Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau dari Perbedaan Gaya Kognitif dan Gender. Kreano, Jurnal Matematika Kreatif Inovatif, 9(2), 139–148. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kreano%0AProfil
Praseptia, D., & Zulherman. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Picture and Picture terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5), 3018–3025. https://edukatif.org/index.php/edukatif/index
Prastyo, D. (2020). Prespektif Gender dalam Penentuan Pengurus Kelas di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, IV(1), 59–63.
Putra, D. A. (2018). Kesetaraan Gender dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar. ELSE (Elementary School Eucation Journal), 2(1), 89–96.
Putria, H., Maula, L. H., & Uswatun, D. A. (2020). Analisis Proses Pembelajaran Dalam Jaringan (DARING) Masa Pandemi COVID-19 pada Guru Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 4(4), 861–872. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i4.460
Rosa, F. O. (2017). Eksplorasi Kemampuan Kognitif Siswa Terhadap Kemampuan Memprediksi, Mengobservasi dan Menjelaskan Ditinjau dari Gender. Jurnal Pendidikan Fisika, 5(2), 111–118.
Setiawan, E., & Apsari, N. C. (2019). Pendidikan Inklusif: Upaya Mewujudkan Kesetaraan dan Non Diskriminatif di Bidang Pendidikan bagi Anak Dengan Disabilitas (AdD). Sosio Informa, 5(03), 188–198.
Siregar, E. Z., & Amran, A. (2018). Gender Dan Sistem Kekerabatan Matrilinial. Jurnal Kajian Gender dan Anak, 02(2), 133–146.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D). CV Alfabeta.
Umriana, A., Fauzi, M., & Hasanah, H. (2016). Penguatan Hak Asasi Perempuan dan Kesetaraan Gender Melalui. SAWWA, 12(1), 41–60.
Utami, N. E. S., & Yonanda, D. A. (2020). Hubungan Gender Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Seminar Nasional Pendidikan, 2, 144–149.
Wardah, E. Y. (2019). Peranan Guru Pembimbing Khusus Lulusan Non-Pendidikan Luar Biasa (PLB) Terhadap Pelayanan Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi Kabupaten Lumajang. Jurnal Pendidikan Inklusi, 2(3), 93–108.
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2071
Article Metrics
Abstract view : 1030 timesPDF - 448 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Zauharatul Auliya Asrofah, Nur Ngazizah, Titi Anjarini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)