Hubungan Kematangan Emosi terhadap Kepuasan Pernikahan Pasangan Suami Istri

Ahmad Zuhdi, A. Muri Yusuf

Abstract


Tujuan seseorang ketika menikah adalah memperoleh kehidupan yang lebih baik lagi, perekonomian yang mapan, mendapatkan kebahagiaan, hingga mendapatkan keturunan. Pernikahan merupakan satu ikatan yang berkaitan erat dengan emosional serta fisik seseorang, yang mampu membuat individu merasakan kebahagiaan dan kepuasan.Kepuasan pernikahan akan dirasakan oleh pasangan suami istri dalam wujud pernikahan dan kehidupan keluarga yang harmonis serta bahagia. kematangan emosi menjadi salahsatu faktor penting terhadap tercapainya kepuasan pernikahan. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan (1) tingkat kematangan emosi pasangan suami istri (2) tingkat kepuasan pernikahan pasangan suami istri dan (3) menguji korelasi kematangan emosi dengan kepuasan pernikahan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelasi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan memakai teknik purposive sampling,maka diperoleh sampel sebanyak 30 pasang suami istri atau 60 orang. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis korelasional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) kematangan emosi pasangan suami istri secara umum berada pada kategori sangat tinggi, (2) kepuasan pernikahan pasangan suami istri secara umum berada pada kategori sangat tinggi, (3) terdapat hubungan yang positif signifikan antara kematangan emosi dengan kepuasan pernikahan pasangan suami istri.


Keywords


kematangan emosi, kepuasan pernikahan.

Full Text:

PDF

References


Adhim, M. . 2002. Indahnya Pernikahan Dini. Jakarta: Gema Insani Press.

Aini, H., & Afdal, A. 2020. Analisis Kesiapan Psikologis Pasangan dalam Menghadapi Pernikahan. Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia, 4(2), 136–146. https://doi.org/10.24036/4.24372

Az, S., & Caninsti, R. 2016. Hubungan Antara Kepuasan Pernikahan Dengan Spiritualitas Pada Istri Bekerja Yang Berada Dalam Tahap Pernikahan Families With School Children Correlation Between Marriage Satisfaction And Spirituality Towards Working Wives In The Stages Of Marriage Familie. 4(2), 215–223.

Bachtiar, A. 2004. Menikahlah, Maka Engkau Akan Bahagia. Yogyakarta: Saujana.

Baihaqi, A. 2020. Kasus Perceraian di Kerinci dan Sungai Penuh Capai 358 Perkara. RRI.Co.Id. https://rri.co.id/jambi/daerah/771373/kasus-perceraian-di-kerinci-dan-sungai-penuh-capai-358-perkara

Chaplin, J. . 2009. Kamus Lengkap Psikologi Terjemahan Oleh Kartini Kartono. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Davidoff, L. . 1991. Psikologi Suatu Pengantar (Edisi Kedua, Jilid Dua). Jakarta: Erlangga.

Duvall, E.M., & Miller, B. . 1985. Marriage and Family Development (Sixth Edition). New York: Harper & Row.

Fowers, B. J., & Olson, D. H. 1993. ENRICH Marital Satisfaction Scale: A Brief Research and Clinical Tool. Journal of Family Psychology, 7(2), 176–185. https://doi.org/10.1037/0893-3200.7.2.176

Haq, I. 2017. Pengaruh Kematangan Emosi terhadap Kepuasan Pernikahan. Universitas Muhammadiyah Malang.

Harahap, S. R., & Lestari, Y. I. 2018. Peranan Komitmen Dan Komunikasi Interpersonal Dalam Meningkatkan Kepuasan Pernikahan pada Suami yang Memiliki Istri Bekerja. Jurnal Psikologi, 14(2), 120. https://doi.org/10.24014/jp.v14i2.5603

Hurlock, E. . 1991. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Hurlock, E. . 2002. Psikologi Perkembangan, Terjemahan Istiwidiyanti dan Soedjarwo. Jakarta: Erlangga.

Juabdin, H. 2017. Kebutuhan Dasar Manusia dalam Perspektif Pendidikan Islam Pendahuluan Hidup dalam masyarakat adalah sebuah pilihan , tentunya banyak konsekuensi muncul , bahkan tidak luput dari berbagai macam kendala-kendala sosial yang terjadi dalam masyarakat tersebut. Jurnal Pendidikan Islam, 8(II), 213–226.

Larasati, A. 2012. Kepuasan Perkawinan pada Istri Ditinjau Dari Keterlibatan Suami dalam Menghadapi Tuntutan Ekonomi dan Pembagian Peran dalam Rumah Tangga. 1(03), 1–6.

Lestari, S. 2016. Psikologi Keluarga (Penanaman Nilai dan Penanganan Konflik dalam Keluarga). Jakarta: Prenada Media.

Liputan6.com. 2020. Angka Perceraian di Jambi Masih Tinggi. Liputan6.Com. https://id.berita.yahoo.com/angka-perceraian-di-jambi-meningkat-080046038.html?guccounter=1&guce_referrer=aHR0cHM6Ly93d3cuZ29vZ2xlLmNvbS8&guce_referrer_sig=AQAAANYrabZQGItaSVG89OqU2kaDf7p6XAQ44rbm0hULJQHpYZoe3_77CaER9m-d1i6D6ZcF-uZqQPrlbLlcfDFSoTUxsCEkMi6

Liputan6.com. 2020. Angka Perceraian di Jambi Meningkat, Psikolog Ingatkan Dampaknya Terhadap Anak. Liputan6.Com. https://www.liputan6.com/regional/read/4178557/angka-perceraian-di-jambi-meningkat-psikolog-ingatkan-dampaknya-terhadap-anak

Mappiere. 1983. Psikologi Orang Dewasa. Surabaya: Usaha Nasional.

Miller, R. B., Nunes, N. A., Bean, R. A., Day, R. D., Falceto, O. G., Hollist, C. S., & Fernandes, C. L. (2014). Marital Problems and Marital Satisfaction Among Brazilian Couples. American Journal of Family Therapy, 42(2), 153–166. https://doi.org/10.1080/01926187.2012.741897

Olson, D., Defrain, J., & Skogrand, L. 2010. Marriage and Families: Intimacy, Diversity, and Strengths (7th Edition). New York: The McGraw Hill Companies.

Papalia, D. ., Old, S. ., & Fieldman, R. . 2008. Human Development (Terjemahan A.K Anwar). Jakarta: Prenada Media.

Patmonodewo, S., Atmodiwirjo, E. ., Marat, S., Munandar, U. ., Gunarsa, S. ., Soewondo, S., & Achir, Y. C. A. 2001. Bunga Rampai Psikologi Perkembangan Pribadi dari Bayi Sampai Lanjut Usia. UI Press.

Rozalinda, R., & Nurhasanah, N. 2014. Persepsi Perempuan Tentang Perceraian Di Kota Padang. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 38(2), 395–416. https://doi.org/10.30821/miqot.v38i2.69

Rumondor, P. C. B. 2013. Pengembangan Alat Ukur Kepuasan Pernikahan Pasangan Urban. Humaniora, 4(2), 1134. https://doi.org/10.21512/humaniora.v4i2.3554

Setyani, D. T. 2016. Emotional Maturity and Marital Satisfaction on Male and Female. Jurnal Psikologi UM, 1, 1–19.

Sudarto, A. 2014. Studi Deskriptif Kepuasan Perkawinan pada Perempuan yang Menikah Dini. Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 3(1), 1–15. http://download.portalgaruda.org/article.php?article=175572&val=5455&title=Studi Deskriptif Kepuasan Perkawinan pada Perempuan Yang Menikah Dini

Triningtyas, D. A., & Muhayati, S. 2017. Konseling Pranikah: Sebuah Upaya Meredukasi Budaya Pernikahan Dini di Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo. JKI (Jurnal Konseling Indonesia), 3(1), 28–32. http://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JKI

Undang-undang pernikahan nomor 1 tahun 1974. (1974).

Walgito, B. 2002. Bimbingan dan Konseling Perkawinan. Yogyakarta: Andi Offset.

Walgito, B. 2002. Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset.

Walgito, B. 2004. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2268

Article Metrics

Abstract view : 5775 times
PDF - 1853 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Ahmad Zuhdi, A. Muri Yusuf

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.