Dampak Media Youtube terhadap Keyakinan Diri Siswa Laki-Laki dalam Pembelajaran Seni Tari di SMP

Novia Tryas Putri, Sholeh Hidayat, Cucu Atikah

Abstract


Dampak dari pengguanan media yang masif dikalangan muda saat ini menjadi latar belakang penelitian ini. Tujuan penelitian meliputi: pola pikir siswa laki-laki terhadap pembelajaran seni tari, sikap mereka terhadap penggunaan media Youtube dalam konteks tersebut, dan pemanfaatan penggunaan Youtube pada pola pikir serta rasa percaya diri mereka. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, seperti perilaku, persepsi, motivasi, dan tindakan. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru seni tari, dan siswa laki-laki di SMP. Analisis mendalam dilakukan terhadap semua aspek yang berkaitan dengan penelitian untuk menghasilkan generalisasi yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media Youtube dapat mengubah pola pikir siswa laki-laki yang awalnya merasa tidak percaya diri dan memiliki pandangan bahwa seni tari adalah aktivitas yang feminin, menjadi lebih percaya diri dan terbuka terhadap seni tari. Temuan ini konsisten dengan teori pola pikir (mindset) yang dikembangkan oleh Carol Dweck, khususnya konsep growth mindset. Dengan proses dan stimulus yang tepat melalui media Youtube, siswa laki-laki dapat mengembangkan rasa percaya diri dalam menari. Media Youtube menyediakan stimulus visual dan contoh konkret yang menginspirasi, sehingga mengubah pandangan dan pola pikir mereka terhadap seni tari.

Keywords


Media Youtube, Keyakinan Diri, Pembelajaran Seni Tari.

Full Text:

PDF

References


Adzan, N. K., Pamungkas, B., Juwita, D., & Riyanda, A. R. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Tari Bedana Berbasis Android. IKRA-ITH Humaniora: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(1), 1–10.

Ashari, M. K., Faizin, M., Yudi, U., Aziz, Y., & Irhami, H. (2023). Konstruksi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Interdisipliner dalam Menanamkan Sikap Religius Peserta Didik. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 6(2), 307–322.

Ayub, S., Kosim, K., Gunada, I. W., & Zuhdi, M. (2020). Model Pembelajaran Kesiapsiagaan Bencana Gempabumi di Sekolah Dasar. Orbita: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika, 5(2), 65–72.

Hera, T., & Elvandari, E. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Explicit Instruction pada Pembelajaran Tari Daerah sebagai Dasar Keterampilan Menari Tradisi. Jurnal Sitakara, 6(1), 40–54.

Irfan, A. M., Hidayatullah, H., & Apud, A. (2021). Pengembangan Model Pembelajaran Multiliterasi pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Materi Pergaulan Remaja: Studi di MAN 2 Kota Serang. Qathrunâ, 8(1), 41–60.

Juitania, J., & Indrawan, I. G. A. (2020). Dampak Penggunaan Konten Youtube terhadap Minat Belajar Bahasa Inggris Mahasiswa Universitas Pamulang. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 5(1).

Kurniawati, L. (2022). Dampak Penggunaan Media Sosial YouTube terhadap Perilaku Negatif Anak (Studi Kasus pada SDN 2 Sumbawa). JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 6(2).

Lestariani, L. P., Mahadewi, L. P. P., & Antara, P. A. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Tari Kreatif terhadap Kemampuan Motorik Kasar Kelompok B Gugus I Kecamatan Banjar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 7(3), 236–245.

Mariyah, Y., Budiman, A., Rohayani, H., & Audina, W. (2021). Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa melalui Pemanfaatan Media Audio Visual: Studi Eksperimen dalam Pembelajaran Tari. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 4(2), 959–967.

Murcahyanto, H., Mohzana, M., & Harjuni, L. L. (2022). Media Interaktif berbasis Animasi pada Pembelajaran Tari. Edumatic: Jurnal Pendidikan Informatika, 6(1), 68–77.

Nurseto, G., Lestari, W., & Hartono, H. (2015). Pembelajaran Seni Tari: Aktif, Inovatif dan Kreatif. Catharsis, 4(2), 115–122.

Purnamasari, A. I., & Setiawan, A. (2021). Evaluasi Usability pada Aplikasi Pembelajaran Tari Menggunakan System Usability Scale (Sus). Jurnal ICT: Information Communication & Technology, 19(2), 70–75.

Restian, A. (2017). Pembelajaran Seni Tari di Indonesia dan Mancanegara (Vol. 1). UMMPress.

Restian, A., & Cahyaningtiyas, I. A. (2020). Analisis Pembelajaran Tari Tradisional dalam Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan, 29(2), 119–127.

Rohman, F. (2021). Implementasi Augmented Reality Berbasis Android sebagai Media Pembelajaran Gerak Dasar Tari Sigeh Pengunten. Jurnal Informatika Dan Rekayasa Perangkat Lunak, 2(4), 464–472.

Rozal, E., Ananda, R., Zb, A., Fauziddin, M., & Sulman, F. (2021). The Effect of Project-Based Learning through YouTube Presentations on English Learning Outcomes in Physics. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 13(3), 1924–1933.

Saihu, M. (2021). Dampak Negatif Media Sosial Youtube terhadap Perilaku Peserta Didik. Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam, 4(02), 418-434.

Sandi, N. V. (2018). Pembelajaran Seni Tari Tradisional di Sekolah Dasar: Array. Dialektika Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar, 8(2), 147–161.

Setiawan, A. (2014). Strategi Pembelajaran Tari Anak Usia Dini. Jurnal Pedagogi, 1(1), 1–16.

Sutarti, T., & Astuti, W. (2021). Dampak Media Youtube dalam Proses Pembelajaran dan Pengembangan Kreatifitas bagi Kaum Milenial. Widya Aksara: Jurnal Agama Hindu, 26(1), 89-101.

Wahyuningtyas, D. P. (2020). Pembelajaran Tari dalam Kurikulum PAUD. Spasi Media.

Yunia, V. (2022). Mengatasi Dampak Media Sosial Youtube bagi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. Education For All, 2(1), 53-61.

Yulianti, R. (2016). Pembelajaran Tari Kreatif untuk Meningkatkan Pemahaman Cinta Lingkungan pada Anak Usia Dini. JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni), 1(1).




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i5.7573

Article Metrics

Abstract view : 497 times
PDF - 149 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Novia Tryas Putri, Sholeh Hidayat, Cucu Atikah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.