Etnopedagogi Adat Dayak Salako: Transformasi Pemulihan Hubungan Sosial menjadi Sumber Pembelajaran Sosiologi Berbasis Masyarakat

Patrisia Rahayu Utami, Fauziah Sri Wahyuni, Muhammad Nur Imanulyaqin, Ayu Gintari

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan praktik penyelesaian konflik adat sebagai sumber pembelajaran sosiologi, meskipun hal tersebut relevan dengan konsep pengendalian sosial, keadilan restoratif, dan pembelajaran berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran praktik adat Dayak Salako dalam penyelesaian pelanggaran sosial serta mengeksplorasi potensinya sebagai sumber pembelajaran sosiologi berbasis masyarakat di Desa Sendoreng, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala desa, tokoh adat, serta masyarakat yang terlibat dalam penyelesaian adat. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adat Dayak Salako masih diterapkan dalam penyelesaian konflik antarpribadi, penyerangan, perselisihan keluarga, sengketa tanah, serta pelanggaran terhadap perjanjian adat. Penyelesaian dilakukan melalui musyawarah, partisipasi kolektif, ritual simbolik, dan sanksi adat yang berorientasi pada pemulihan hubungan sosial. Praktik tersebut merepresentasikan nilai tanggung jawab, gotong royong, penghormatan terhadap norma adat, serta harmoni sosial, sekaligus menjadi ilustrasi kontekstual bagi konsep norma sosial, pengendalian sosial, penyelesaian konflik, integrasi sosial, pluralisme hukum, dan lembaga sosial dalam pembelajaran sosiologi berbasis masyarakat


Keywords


etnopedagogi, pembelajaran sosiologi berbasis masyarakat, sumber pembelajaran sosiologi, adat Dayak Salako, penyelesaian konflik adat

Full Text:

PDF

References


Adinda Viola, M., Vilanti, F. A., Rahman, I. A., Masita, M., & Setiyadi, B. (2024). Analisis Kurikulum Berbasis Masyarakat : Memanfaatkan Kurikulum Muatan Lokal Untuk Pendidikan yang Kontekstual. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 12, 112–124. https://doi.org/10.24269/DPP.V12I1.9636

Andini, D. R., & Sirozi, M. (2024). Integrasi Kearifan Lokal dalam Perencanaan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(3), 465–471. https://doi.org/10.54371/JIEPP.V4I3.566

Bakarbessy, D. (2025). Peran Lembaga Adat Dalam Penyelesaian Konflik Sosial Dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Negeri Waai, Kabupaten Maluku Tengah. Journal Badati, 7(1), 86–97. https://doi.org/10.38012/JB.V7I1.1537

Braithwaite, J. (2002). Setting Standards For Restorative Justice. British Journal of Criminology, 42(3), 563–577. https://doi.org/10.1093/BJC/42.3.563

Durkheim, E. (2004). Readings from Emile Durkheim (Kenneth Thompson, Ed.; Revised Edition). Routledge Taylor & Francis Group. https://www.google.co.id/books/edition/Readings_from_Emile_Durkheim/Iky45q2SftEC?hl=en&gbpv=1&dq=inauthor:%22%C3%89mile+Durkheim%22&printsec=frontcover

Flambonita, S. (2021). The Concept Of Legal Pluralism In Indonesia In The New Social Movement. Jurnal Analisa Sosiologi, 10(3). https://doi.org/10.20961/JAS.V10I0.45939

Hengki, M. (2026). Legal Pluralism and Restorative Justice in Dispute Resolution under Indonesian Positive Law and Islamic Law. JISRAH: Jurnal Integrasi Ilmu Syariah, 7(01), 17–31. https://doi.org/10.31958/JISRAH.V7I01.16341

Hirschi, T. (1969). The Social Context of 1969. In Causes of delinquency. Berkeley: University of California Press. Causes of delinquency. Berkeley: University of California Press.

Järvelä, M. (2023). Dimensions of cultural sustainability—Local adaptation, adaptive capacity, and social resilience. Frontiers in Political Science, 5, 1285602. https://doi.org/10.3389/FPOS.2023.1285602/TEXT

Johansen, P., & BSEP, D. (2022). Religi Komunitas Adat Dayak Salako di Desa Bagak Sahwa, Singkawang Timur, Kota Singkawang (Izzudin Irsam & Asep Ruhimat, Eds.; Cetakan Pertama). CV. Media Jaya Abadi. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/50/Religi_Komunitas_Adat_Dayak_Salako_di_Desa_Bagak_Sahwa,_Singkawang_Timur,_Kota_Singkawang.pdf

Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning: What It Is and Why It Is Here to Stay. Corwin Press.

Kurniawan, A., Triana, N., Sari, M., Hasibuan, N. L., & Ramadhona, A. (2024). Hukum Adat Dan Nilai Restoratif: Kontekstualisasi Penyelesaian Konflik Sumbang Adat Di Jambi. Masalah-Masalah Hukum, 53(2), 111–122. https://doi.org/10.14710/MMH.53.2.2024.111-122

Lestari, P. U. S., & Sudharma, I. M. (2026). Restorative Justice in Customary Criminal Law in Indonesia: A Legal and Sociological Study. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 7(5), 2401–2411. https://doi.org/10.59141/JISS.V7I5.2339

Mamahit, H. I., Sahay, T., & Pramita, C. Y. (2026). Implementasi Nilai Keadilan Restoratif Dalam Hukum Adat Indonesia. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 6033–6044. https://doi.org/10.61104/ALZ.V4I2.5061

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. In SAGE Publications (fourth edition). https://books.google.co.id/books?id=lCh_DwAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false

Mungmachon, M. R. (2012). Knowledge and Local Wisdom: Community Treasure. International Journal of Humanities and Social Science, 2(13). www.ijhssnet.com

Nagri, J. M. P. (2025). Pola Komunikasi Pemuka Agama Dan Penghayat Kepercayaan Dalam Pengambilan Keputusan Di Desa Somawangi, Kabupaten Banjarnegara.

Parsons, T. (1951). The Social System - Talcott Parsons. Glencoe, Illinois: Free Press. https://books.google.co.id/books?id=FEWj6qIiXcQC&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false

Peter L. Berger & Thomas Luckmann. (1966). The social construction of reality. Doubleday & Company, Inc., Garden City, New York. https://openlibrary.org/books/OL5985228M/The_social_construction_of_reality?utm_source=chatgpt.com

Rochaeti, N., Prasetyo, M. H., & Wibawa, K. C. S. (2023). Restorative Justice In The Customary Jurisdiction Of The Dayak Tribe Communities Of West Kalimantan. Russian Law Journal, 11(3s), 3. https://doi.org/10.52783/RLJ.V11I3S.733

Sintia, I. (2021). Tradisi Hippun sebagai Model Pembentukan Integrasi Sosial Masyarakat Lampung (Studi di Pekon Pagar Dewa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat). Socio Religia, 2(1). https://doi.org/10.24042/SR.V2I1.9689

Siswantara, Y. (2025). Model Pendidikan Karakter Berbasis Pengalaman (Experiential Learning) Dalam Pengembangan Empati Sosiokultural (Survei Pelaksanaan Program Live-In Siswa SMA Katolik di Bandung-Cimahi). Universitas Pendidikan Indonesia. https://repository.upi.edu/139297/16/D_PU_2002264_Title.pdf

Srigandawati, S. (2025). Restorative Justice Berbasis Nilai Budaya Lokal: Relevansi Musyawarah dan Kekeluargaan dalam Penyelesaian Perkara Pidana di Indonesia. Journal of Lex Theory (JLT), 6(1), 224–233. https://pasca-umi.ac.id/index.php/jlt/article/view/2148

Sulung, N. A., & Yasril, I. (2023). Metode Besar Sampel Dan Teknik Pengambilan Sampel Untuk Penelitian Kesehatan . In Deepublish Digital. https://books.google.co.id/books?id=H-87EQAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false

Sumaya, P. S. (2025a). Keadilan Restoratif dalam Sistem Hukum Adat di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 5(2), 1136–1143. https://doi.org/10.38035/JIHHP.V5I2.3308

Sumaya, P. S. (2025b). Keadilan Restoratif dalam Sistem Hukum Adat di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 5(2), 1136–1143. https://doi.org/10.38035/JIHHP.V5I2.3308

Susanto, M. C. F., & Gaol, H. S. L. (2025). Meninjau Kembali Penyelesaian Sengketa Tanah Ulayat Berlandaskan Asas Musyawarah Mufakat: Studi Putusan Nomor 50/Pdt.G/2017/Pn.Son. Sapientia Et Virtus, 10(1), 559–581. https://doi.org/10.37477/SEV.V10I1.796

‘Uula, L. A., Surachmi, S., & Utaminingsih, S. (2022). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Multikultural di SDN Tambakromo 01. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(18), 262–268. https://doi.org/10.5281/ZENODO.7134334

Warpala, I. W. S. (2019). Pembelajaran Kontekstual: Sebuah Inovasi Penerapan Pendidikan Multikultural Dan Belajar Untuk Penemuan. Media Edukasi : Jurnal Ilmu Pendidikan , 3. https://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/jmk/article/view/729/642

Widiatmaka, P. (2022). Strategi untuk Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 2(2), 136–148. https://doi.org/10.52738/PJK.V2I2.84

Wulandari, I. K., Sangadah, S., & Hendrawan, J. H. (2025). Peran Kearifan Lokal Dalam Konteks Sosial Dan Pendidikan Di Era Globalisasi. Journal of Economic, Business and Accounting (COSTING), 8(2), 2274–2280. https://doi.org/10.31539/COSTING.V8I2.15163

Zakiya, W., Hamzah, & Rohaini. (2025). Peran Hukum Adat Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 8794–8801. https://doi.org/10.61104/ALZ.V3I6.2664




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v8i4.9322

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Patrisia Rahayu Utami, Fauziah Sri Wahyuni, Muhammad Nur Imanulyaqin, Ayu Gintari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.