Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving dengan Pendekatan Kontekstual terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa

Amanda Kiki Lestari, Tri Murdiyanto, Tiara Husnul Khotimah

Abstract


PSalah satu faktor rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa adalah penerapan model pembelajaran yang belum melibatkan siswa secara aktif dalam menyelesaikan masalah kontekstual, sehingga model Creative Problem Solving (CPS) dengan pendekatan kontekstual yang melibatkan siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dengan Pendekatan Kontekstual terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 216 Jakarta menggunakan metode kuasi eksperimen atau eksperimen semu dengan desain penelitian Posttest Only Control Grup Design. Untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis siswa digunakan instrumen berupa empat butir soal uraian pada materi aritmetika sosial yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t didapatkan hasil bahwa nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran CPS dengan pendekatan kontekstual lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar menggunakan metode ekspositori. Hasil perhitungan nilai Cohen’s Effect Size (  = 0,509 nilai tersebut menunjukkan bahwa pengaruh model pembelajaran yang diberikan dalam kategori besar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CPS dengan pendekatan kontekstual berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.


Keywords


creative problem solving, pendekatan kontekstual, kemampuan pemecahan masalah matematis

Full Text:

PDF

References


Arifin, M., & Abduh, M. (2021). Peningkatan motivasi belajar model pembelajaran blended learning. Jurnal Basicedu, 5(4), 2339–2347. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1201

Armiati, M., & Febrianti, H. (2013). Efektivitas penerapan pendekatan kontekstual dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 9 Padang. Prosiding Semirata FMIPA.

Astawa, I. N. T. (2017). Memahami peran masyarakat dan pemerintah dalam kemajuan mutu pendidikan di Indonesia. Jurnal Penjamin Mutu, 3(2), 197–205. http://ejournal.ihdn.ac.id/index.php/JPM

Aulia, Z., & Hidayati, N. (2023). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis dengan materi himpunan pada siswa SMP. Jurnal Didactical Mathematics, 5(2), 580–590. https://doi.org/10.31949/dm.v5i2.5728

Aziz, Z., & Prasetia, I. (2021). Model pembelajaran creative problem solving dan kemampuan berpikir kreatif siswa. EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial, 7(1), 107–113.

Azmi, N., & Khaira, W. (2024). Efektivitas model pembelajaran creative problem solving untuk meningkatkan proses pembelajaran siswa. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(3), 7858–7867.

Fatmala, R. R., Sariningsih, R., & Zhanty, L. S. (2020). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP kelas VII pada materi aritmetika sosial. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 04(01), 227–236.

Jannah, R., Fajriana, Mursalin, & Ningtyas, F. A. (2024). Penerapan model pembelajaran creative problem solving (cps) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-efficacy metematis siswa. Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh, 4(1).

Jatisunda, M. G. (2016). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP melalui pembelajaran dengan pendekatan kontekstual. Jurnal THEOREMS (The Original Reacerch of Mathematics), 1(1), 35–44.

Lestari, F. B. D. (2019). Pengaruh model pembelajaran CPS dengan CTL terhadap hasil belajar matematika siswa. AXIOMA Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Islam Jember, 4(2), 151–158.

Maki, H. A., Gunawan, G., Sauri, S., & Handayani, S. (2022). Pola hubungan kebijakan dan pembangunan pendidikan dan kebudayaan. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 16(3), 1124–1137. https://doi.org/10.35931/aq.v16i3.1023

Malinda, G. (2021). Efektivitas pendekatan kontekstual terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa (studi kasus di SMA dan MA Kota Bengkulu). Didactical Mathematics, 3(1), 8–17. https://doi.org/10.31949/dm.v3i1.915

Mandayanti, D. W., & Yerizon. (2023). Pengaruh model pembelajaran creative problem solving terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VIII. Jurnal Edukasi dan Penelitian Matematika, 12(1), 16–21.

OECD. (2023). PISA 2022 Results Factsheets Indonesia. OECD (Organisation for Economic Co-Operation and Development) Publication, 1–9.

Partayasa, W., Suharta, I. G. P., & Suparta, I. N. (2020). Pengaruh model creative problem solving (cps) berbantuan video pembelajaran terhadap kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari minat. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 4(1), 168. https://doi.org/10.33603/jnpm.v4i1.2644

Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

Pratiwi, R., & Musdi, E. (2021). Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik melalui model pembelajaran problem based learning. Jurnal Edukasi dan Penelitian Matematika, 10(1), 85–91.

Rupinus, Arifin, & Akadira, T. (2023). Implementasi kebijakan wajib belajar sembilan tahun di Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang. VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 14(2), 301–310. https://doi.org/10.31932/ve.v14i2.2852

Sari, R. M. V. N., Ardana, I. M., & Suweken, G. (2021). Pengaruh model pembelajaran CPS berbantuan geogebra terhadap kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematika. JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika), 9(2), 99–113. https://doi.org/10.25273/jipm.v9i2.8279

Shoimin, Aris. (2017). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-ruzz media.

Sinaga, M., & Silaban, S. (2020). Implementasi pembelajaran kontekstual untuk aktivitas dan hasil belajar kimia siswa. Gagasan Pendidikan Indonesia, 1(1), 33–40. https://doi.org/10.30870/gpi.v1i1.8051

Tania, H., Siahaan, T. M., & Sidabutar, R. (2022). Pengaruh model pembelajaran creative problem solving (cps) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas VII SMP Negeri 9 Pematangsiantar. Jurnal Pembelajaran dan Matematika Sigma (JPMS), 8(2), 241–248. https://doi.org/https://doi.org/10.36987/jpms.v8i2.3367

Yahya, J. N. P., & Subekti, I. (2025). Hubungan keterampilan mengajar guru dengan motivasi belajar murid pada mata pelajaran matematika. Aletheia Christian Educators Journal, 6(1), 1–8. https://doi.org/10.9744/aletheia.6.1.1-8

Yeo, K. K. J., & Walk, I. N. (2009). Secondary 2 students’ difficulties in solving non-routine problems. International Journal for mathematics teaching and learning., 1–30.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v8i4.9300

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Amanda Kiki Lestari, Tri Murdiyanto, Tiara Husnul Khotimah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.